dia memang bukan siapa-siapa, hanya seorang lelaki yang menderita karena tak berpunya di hari senjanya. hari-harinya dihabiskan untuk mengorek tempat sampah, mengumpulkan benda-benda yang kiranya masih laku di tukar oleh sekeping uang recehan. bajunya lusuh, penuh tambalan, di rumah anda kain seperti itu hanya layak menjadi kain lap. bukan Penghianatpun
